History of ICI

Sejarah organisasi Inter Club Indonesia bermula dari mailing list inter-mania@yahoogroups.com yang dibentuk pada 30 Juli 2001. Tujuan awal dibuatnya mailing list ini adalah sebagai wadah untuk saling berbagi dan sarana untuk bertukar informasi seputar klub Inter Milan. Pada akhir juni 2003, teman-teman di mailing list ini ditawari untuk melakukan interview oleh SCTV yang sedang membuat format acara baru yaitu Centro Campo. Salah satu bentuk program acaranya adalah mengadakan wawancara dengan fans club Italia yang ada di Indonesia (Jakarta).

Berangkat dari kegiatan tersebut maka timbulah ide untuk mengadakan gathering di jakarta dan membentuk sebuah komunitas Interisti Indonesia. Maka pada hari Sabtu, 2 Agustus 2003, bertempat di Restoran McDonalds, Sarinah Thamrin, diadakanlah rapat pertama pembentukan pengurus Inter Club Indonesia yang antara lain dihadiri oleh Samgar, Sukowo, Luis Anthony, Andri, Alva dan Dani. Rapat tersebut bersifat informal dan bertujuan untuk membicarakan pembentukan organisasi Interisti Indonesia.

Tanggal 24 Agustus 2003 kembali diadakan gathering kedua rapat pembentukan pengurus di Food Court Mall Taman Anggrek, yang antara lain dihadiri oleh 10 orang Interista. Melalui rapat ini para anggota sepakat untuk memberi nama fans club yang akan dibentuk tersebut sebagai Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) dan juga penetapan nama-nama calon pengurus, sumber pendanaan, dan rencana program jangka pendek. Akhirnya pada tanggal 25 Oktober 2003, bertempat di Royal Park Futsal Court terbentuklah organisasi Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) dengan struktur pengurus sebagai berikut :

  • Ketua : Luis Anthony
  • Wakil Ketua 1 : Windra
  • Wakil Ketua 2 : Moeswarah
  • Sekretaris : Jeany Yovita Kurniaty
  • Kabid Umum : Fritz Sitompul
  • Kabid Media & Promosi : Sukowo
  • Kabid Informasi : Ade Sutami
  • Logistik : Riza Fisandy

Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan oleh pengurus Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC), seperti aktif di kegiatan sosial, silahturahmi dengan rekan-rekan fans club lain atau kunjungan silahturahmi ke kantor-kantor media. Tapi seiring dengan perjalanan waktu organisasi ini sempat vakum karena kesibukan para pengurusnya oleh pekerjaan dan keluarga sehingga waktu yang tersedia untuk menjalankan roda organisasi semakin sedikit.

Kepengurusan Periode 2006-2008
Pada akhir 2006 tepatnya tanggal 10 September 2006, para anggota Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) kembali berkumpul mengadakan gathering sekaligus mengadakan rapat pembentukan pengurus di Food Court Mall Taman Anggrek untuk menghidupkan roda organisasi yang sempat vakum karena kesibukan para pengurusnya.

Hasil rapat/gathering pembentukan kepengurus tersebut antara lain adalah :

  1. Menyatakan dibentuknya kepengurusan baru dengan nama Inter Club Indonesia (ICI) dan sekaligus menyatakan berakhirnya kepengurusan Internazionale Indonesia Fans Club (I2FC) lama.
  2. Bahwa periode kepengurusan yang baru disepakati selama 2 (dua) tahun masa kerja yaitu sejak 10 September 2006 sampai dengan 10 September 2008.
  3. Struktur Kepengurusan ICI periode 2006-2008 terdiri atas :
    • Penasehat : Fritz, Kowoy
    • Ketua : Dipa Aulia
    • Bendahara : Rudolf Maurits
    • Humas : Oki, Sagie
    • Keanggotaan : Deri
    • Olah raga : Satya
    • Merchandise : Sagie, Kabul
    • Dokumentasi : Satya, Abu R.

Seiring dengan meningkatnya prestasi Inter sejak era kepelatihan Mancini, member Inter Club Indonesia pun semakin meningkat dan diharapkan akan terus berkembang. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan rutin oleh Inter Club Indonesia antara lain kegiatan olah raga (seperti futsal dan sepakbola), dan nonton bareng, merupakan sarana untuk lebih mempererat rasa kekeluargaan dan kekompakan diantara semua anggota.

Kepengurusan Periode 2008 – 2011
Bertempat di Izzi Pizza Pancoran, Minggu 12 Oktober 2008, Inter Club Indonesia mengadakan acara gathering untuk memilih pengurus-pengurus baru untuk menggantikan pengurus lama yang habis masa jabatannya. Program kerja kepengurusan baru ini terfokus kepada persiapan untuk menjadi Official Fans Club yang diakui oleh FC INTERNAZIONALE, dan menjadi bagian dari Inter Club yang telah ada sebelumnya yang tersebar di seluruh dunia.

Status Official FC Internazionale Supporters Club
Pada bulan Oktober 2009, Inter Club Indonesia telah resmi diakui sebagai Official Supporters Club oleh FC Internazionale. Dengan demikian Inter Club Indonesia menjadi Official FC Internazionale Supporters Club yang pertama kalinya ada di kawasan Asia Tenggara. Hal yang sudah lama kita cita-citakan sejak awal berdirinya Inter Club Indonesia. Atas nama pengurus Inter Club Indonesia kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk member dan interisti yang sudah mendukung dan bersama-sama membangun organisasi Inter Club Indonesia selama ini. Semoga hal ini bisa membuat Inter Club Indonesia semakin berkembang dan menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Inter Tour 2012, Inter Club Indonesia sempat berganti nama
Kedatangan FC Internazionale ke Indonesia pada bulan Mei 2012, ternyata tak sekadar menggelar partai eksebisi melawan tim Indonesia Selection saja, tetapi raksasa Serie A itu juga ikut meresmikan pergantian nama kelompok suporter Inter di Indonesia, Inter Club Indonesia (ICI).

Terhitung mulai tanggal 23 Mei 2012, Inter Club Indonesia resmi berganti nama menjadi Inter Club Indonesia Moratti. Peresmian dilakukan oleh para staff dan para pemain Inter saat acara meet and greet pada 23 Mei 2012 di Hotel Mulia, Jakarta.

“Lewat rapat pengurus pusat, Inter Club Indonesia telah resmi berganti nama menjadi Inter Club Indonesia Moratti (ICI Moratti). Ini untuk menghormati Presiden Inter, Massimo Moratti. Moratti yang menjadi Presiden saat ini dianggap telah sukses membawa kejayaan Inter,” ujar Johan Satrya selaku Humas ICI Moratti, Sabtu 26 Mei 2012.

“Peresmian ICI Moratti dihadiri oleh CEO Inter, Ernesto Paolilo dan juga Presiden Inter Club, Bedy Moratti, serta pelatih Andrea Stramaccioni. Beberapa pemain juga hadir yakni Walter Samuel, Esteban Cambiasso, dan beberapa pemain Primavera,” lanjutnya.

Menurut Johan, penambahan nama di belakang Inter Club Indonesia karena hampir setiap Inter Club di berbagai negara memiliki nama belakang. Ada yang menggunakan nama Inter Club Zanetti, Inter Club Facchetti, dan lain-lain. Setelah melalui rapat pengurus, nama Inter Club Indonesia Moratti yang digunakan.

“Dengan resminya pergantian nama ini, berbagai akses bisa diperoleh anggota Inter Club Indonesia Moratti. Di antaranya : merchandise resmi, memberkit, dan logo,” kata Johan.